Mengatasi Egg Binding Murai Batu ala Umi Kasum

- Jumat, 26 November 2021 | 08:42 WIB
Tangkap layar kanal youtube Umi Kasum
Tangkap layar kanal youtube Umi Kasum

Kicaukicau – Egg binding atau kasus telur lengket atau telur yang terjebak didalam tubuh burung betina, menjadi salah satu kasus yang sering terjadi di kalangan peternak.

Berikut tips mengatasi egg binding murai batu ala Umi Kasum, yang dikutip dari kanal youtube Umi Kasum.

Beberapa faktor pemicu egg binding, burung kekurangan asupan kalsium, kondisi cuaca yang terlalu dingin sehingga membuat metabolisme burung terganggu.

Baca Juga: Nyaris Nyeri Dengan Rajin Sujud Di Bung Tomo Cup IV, Murai Batu Sapurata Tarik Perhatian Bang Boy

Faktor lainnya obesitas atau induk betina kegemukkan, serta cangkang telur terlalu keras.

Gejala klinis indukan murai batu betina yang mengalami egg binding, nafas tersengal-sengal, terlihat lemas dan tidak mau nangkring.

Bulu mengembang dan sayap terkulai atau tidak tertutup rapat, serta nafsu makan turun.
Jika tidak segera ditangani secara tepat, indukan yang mengalami egg binding bisa mati.

Baca Juga: Getol Belanja Amunisi, Saatnya Pembuktian, 7 Burung Dwi Sampit Siap Turun Berlaga Dalam Piala Raja

Langkah pertama, keluarkan indukan betina dari kandang penangkaran dan masukkan kedalam sangkar harian.

“Dari dulu sampai sekarang saya pakai Super-N untuk mengobati burung yang sakit, kemarin burung yang kondisinya sudah parah setelah di tetesi sebanyak 3 tetes, sore harinya burung sudah kembali sehat” jelas Umi Kasum.

Selanjutnya, pegang burung dengan hati-hati kemudian teteskan Super N sebanyak 3 tetes langsung ke paruh burung.

Baca Juga: Murai Mania Sidoarjo Menghitam Birukan Bung Tomo Cup 4

Setelah ditetesi anti biotik, masukkan lagi kedalam sangkarnya dan kerodong full dengan resleting tetap terbuka untuk memudahkan melihat kondisi burung.

Gantang burung di lokasi yang tenang dan aman dari gangguan predator. Sore hari lihat kondisi burung dan ada satu telur didalam cepuk minum.

“Burung betina ini sebelumnya sudah pernah produksi, kemungkinan faktor perubahan cuaca dan burung kekurangan kalsium sehingga telur susah keluar” sambung Umi Kasum.

Setelah burung kembali sehat, tidak langsung masuk kedalam sangkar ternak. kondisi burung perlu dipulihkan selama tiga hari, dengan memberikan ekstra fooding jangkrik, kroto dan cacing tanah untuk menaikkan birahi. ***

Halaman:

Editor: Endar Wardhana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengatasi Egg Binding Murai Batu ala Umi Kasum

Jumat, 26 November 2021 | 08:42 WIB

Opening HKM Sidoarjo, Sabtu 27 November 2021

Kamis, 25 November 2021 | 13:29 WIB

Mitos Anak Burung Semata Wayang, Apakah Lebih Baik?

Minggu, 14 November 2021 | 07:53 WIB
X